Tokoh

 

Ibnu Khaldun dan Pengaruhnya dalam Kebijakan Fiskal

Oleh : Mohammad Heykal, SE., M.Si

Banyak dari kita yang mengenal nama Ibnu Khaldun, akan tetapi masih sedikit dari kita yang tahu apa saja peranan Ibnu Khaldun dalam ibnu khaldunkonteks ekonomi sekarang ini. Padahal kalau kita telaah pemikiran dari Ibnu Khaldun maka kita akan tahu bahwa konsep kebijakan keuangan publik telah lama dipikirkannya. Makalah ini mencoba untuk membuktikan akan hal itu dimana akan terlihat bahwa kebijakan publik yang ada sekarang banyak terinsipirasi oleh pemikiran beliau.

Ibnu Khaldun merupakan salah seorang pemikir dan cendekiawan dalam sejarah perkembangan Islam. Kontribusi pemikiran yang disampaikannya diakui oleh banyak pihak meskipun dunia telah mengalami rangkaian evolusi yang sangat panjang selama berabad-abad.

Sangat beragam sebenarnya kontribusi pemikiran yang disampaikan oleh Ibnu Khaldun, karena berbagai pemikirannya demi kemajuan Islam merupakan konsep pemikiran yang bersifat multidisipliner. Ini tidaklah mengherankan, karena Ibnu Khaldun sendiri merupakan cendekiawan Islam yang banyak belajar dalam berbagai hal semasa mudanya, sehingga ilmu yang dimilikinya juga bersifat multidisiplin. Selengkapnya silakan download disini.

 

Profil Ibnu Khaldun

Jarang orang yang tahu kalau Ibnu Khaldun juga merupakan tokoh ekonomi yang sangat penting. Sebagai tokoh ekonomi Islam, Ibnu Khaldun banyak mengemukakan teori ekonomi yang menjadi rujukan para ekonom dunia.

Orang lebih banyak mengenal Adam Smith sebagai tokoh ekonomi. Bahkan di dalam buku The Wealth of Nation mengklaim Adam Smith sebagai Bapak Ekonomi. Padahal jauh sebelum Adam Smith, Ibnu Khaldun telah menuliskan berbagai teori ekonomi yang sangat penting di dalam bukunya yang berjudul Muqadimah.

Ibnu Khaldun mempunyai nama lengkap Abu Zayd ‘Abd al-Rahma ibn Muhammad ibn Khaldun al-Hadrami. Ia lahir di Tunisia pada 27 Mei 1332 Masehi atau 1 Ramadhan 732 Hijriah. Tokoh besar ini tutup usia pada tanggal 19 Maret 1406 Masehi atau 25 Ramadhan tahun 808 Hijriah. Selain menguasai ilmu ekonomi, Ibnu Khaldun juga dikenal sebagai sejarawan, pendiri ilmu historiografi dan diakui sebagai Bapak Sosiologi.

Pemikiran Ibnu Khaldun 

Di dalam Muqadimah, Ibnu Khaldun mengemukakan sebuah teori yang disebut “Model Dinamika”. Teori tersebut memberikan pandangan jelas bahwa semua faktor-faktor dinamika sosial, moral, politik, dan ekonomi meski berbeda, tapi saling berhubungan satu dengan yang lainnya terhadap kemajuan maupun kemunduran pemerintahan dan masyarakat di dalam sebuah wilayah atau negara.

Ibnu Khaldun telah menyumbangkan pemikiran mengenai teori produksi, teori nilai, teori pemasaran, dan teori siklus yang dipadu menjadi teori ekonomi umum yang koheren yang disusun dalam kerangka sejarah.

Menurut Ibnu Khaldun, seorang individu tidak dapat memenuhi kebutuhan ekonominya seorang diri, melainkan harus bekerja sama dengan pembagian kerja dan spesialisasi. Dengan kerja sama yang saling menguntungkan, akan didapat produktivitas yang jauh lebih besar daripada apa yang bisa dicapai oleh individu-individu seorang diri. Dalam teori modern, pendapat ini mirip dengan teori “comparative advantage”.

Kontribusi Besar, Namun Dilupakan

Berbagai literatur dari berbagai berbagai peneliti dan penulis terkenal membahas kebesaran pemikiran Ibnu Khaldun sebagai tokoh pelopor ilmu ekonomi. Misalnya; Spengler menulis buku Economic Thought of Islam: Ibnu Khaldun, Ahmad Ali menulis Economics of Ibn Khaldun-A Selection, T.B. Irving menulis Ibn Khaldun on Agriculture, dan masih banyak lagi literatur lainnya.

Kontribusi Ibnu Khaldun dalam pengembangan ilmu pengetahuan sangat besar. Karya-karyanya hingga saat ini masih menjadi bahan kajian para ilmuwan. Kepiawaiannya dalam membahas ilmu ekonomi tak dapat disangsikan lagi kalau beliaulah yang harusnya mendapat gelar sebagai Bapak Ekonomi.

Namun sayangnya, banyak sejarah dan ilmu ekonomi yang tampaknya juga sering mengaburkan nama beliau. Sehingga orang-orang di civitas akademik jadi jarang menyebut beliau dalam bidang ekonomi. Semoga kita tidak melupakan dan tetap mengkaji pemikiran-pemikiran Ibnu Khaldun yang sangat luar biasa.

|> dari berbagai sumber @ 2013 |

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s